Keluarkan Air Dari Hidung
“Barangsiapa berwudlu hendaklah mengeluarkan (air dari hidung), dan barangsiapa beristinja’ dengan batu hendaklah dengan bilangan ganjil.” (HR. Bukhari: 156)
“Barangsiapa berwudlu hendaklah mengeluarkan (air dari hidung), dan barangsiapa beristinja’ dengan batu hendaklah dengan bilangan ganjil.” (HR. Bukhari: 156)
“Aku mendengar Abu Hurairah berkata saat dia lewat di hadapan kami, sementara saat itu orang-orang sedang berwudlu, “Sempurnakanlah wudlu kalian! Sesungguhnya Abul Qasim shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tumit-tumit yang tidak terkena air wudlu akan masuk neraka.” (HR. Bukhari: 160)
“Orang-orang berkata, “Jika kamu menunaikan hajatmu maka janganlah menghadap kiblat atau menghadap ke arah Baitul Maqdis.” ‘Abdullah bin ‘Umar lalu berkata, “Pada suatu hari aku pernah naik atap rumah milik kami, lalu aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam buang hajat menghadap Baitul Maqdis di antara dua dinding. Lalu ada seseorang yang berkata, “Barangkali kamu termasuk… Read More Menempel Tanah
“Jika salah seorang dari kalian kencing maka janganlah ia memegang kemaluannya dengan tangan kanan, jangan beristinja’ dengan tangan kanan dan jangan bernafas dalam gelas saat minum.” (HR. Bukhari: 150)
“Aku mengikuti Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam saat beliau keluar untuk buang hajat, dan beliau tidak menoleh (ke kanan atau ke kiri) hingga aku pun mendekatinya. Lalu Beliau bersabda: “Carikan untukku batu untuk aku gunakan beristinja’ dan jangan bawakan tulang atau kotoran hewan.” Lalu aku datang kepada beliau dengan membawa kerikil di ujung kainku, batu tersebut… Read More Batu Istinjak
“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berwudlu’ sekali sekali.” (HR. Bukhari: 153)
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berwudlu dua kali dua kali.” (HR. Bukhari: 154)
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika salah seorang dari kalian masuk ke dalam WC untuk buang hajat, maka janganlah menghadap ke arah kiblat membelakanginya. Hendaklah ia menghadap ke arah timurnya atau baratnya.” (HR. Bukhari: 141)
“Aku datang untuk menjelaskan Lailatul Qodar kepada kalian, namun fulan dan fulan saling berdebat sehingga akhirnya diangkat (lailatul qodar), dan semoga menjadi lebih baik buat kalian, maka itu intailah (lailatul qodar) itu pada hari yang ketujuh, sembilan dan lima “. (HR. Bukhari: 47) Konten Islami Lainnnya: – Parno Karena Batuk Corona– Komik Islami Doa Pejuang Nafkah– Komik Islami… Read More 795
“Aku telah membai’at Rasulullah untuk menegakkan shalat, menunaikan zakat dan menasehati kepada setiap muslim”. (HR. Bukhari: 55)